Analisis Jangkauan Maksimum Pesawat Airbus A330-300 dan Boeing 777-300 Dari Bandara Dhoho Kediri Untuk Penerbangan Komersial
DOI:
https://doi.org/10.35894/jmd.v4i1.128Keywords:
Bandara Dhoho Kediri, Jangkauan Maksimum, Payload, Airbus A330-300, Boeing 777-300Abstract
Penerbangan komersial merupakan salah satu elemen vital dalam infrastruktur transportasi modern yang mendukung hubungan dan pertumbuhan ekonomi suatu daerah. Pesawat komersial seperti Airbus A330-300 dan Boeing 777-300 adalah dua jenis pesawat berbadan lebar yang sering digunakan dalam penerbangan jarak jauh. Menentukan jangkauan maksimum Pesawat Airbus A330-300 dan Boeing 777-300 dari Bandara Dhoho Kediri sangat diperlukan sebagai studi kasus. Jarak jangkauan maksimum pesawat Airbus A330-300 dari Bandara Dhoho Kediri dengan MTOW 242.000 kg dan fuel 69.886 kg adalah 4.760 nm. Dengan penumpang sebanyak 440, berat cargo 20 kg per penumpang, dan berat cabin bagasi 7 kg per penumpang. Jarak jangkauan maksimum pesawat Boeing 777-300 dari Bandara Dhoho Kediri dengan ATOW 281.901 kg dan fuel 84.421 kg adalah 4.125,2 nm. Dengan penumpang sebanyak 368, berat cargo 20 kg per penumpang, dan berat cabin bagasi 7 kg per penumpang.adalah 4.125,2 nm. Berdasarkan hasil perhitungan jangkauan maksimum pesawat Airbus A330-300 dan pesawat Boeing 777-300, pesawat yang dapat mencapai ke Jeddah untuk ibadah Umrah atau Haji yaitu pesawat Airbus A330-300 dengan jarak jangkauan maksimum 4.760 nm. Sedangkan untuk pesawat Boeing 777-300 dengan jarak jangkauan maksimum 4.125,2 nm, dapat mencapai Bandara Internasional Aden, Yaman. Selisih jarak jangkauan pesawat Airbus A330-300 dengan Boeing 777-300 adalah 634,8 nm.
Commercial aviation is a vital element of modern transportation infrastructure that supports global connectivity and regional economic growth. Aircraft like the Airbus A330-300 and Boeing 777-300 are types of wide-body aircraft commonly used for long-haul flights. Determining the maximum range of the Airbus A330-300 and Boeing 777-300 from Dhoho Kediri Airport is essential for this case study. The maximum range of the Airbus A330-300 from Dhoho Kediri Airport, with an MTOW of 242,000 kg and fuel capacity of 69,886 kg, is 4,760 nm. It accommodates 440 passengers, with 20 kg of cargo per passenger and 7 kg of cabin baggage per passenger. The maximum range of the Boeing 777-300 from Dhoho Kediri Airport, with an ATOW of 281,901 kg and fuel capacity of 84,421 kg, is 4,125.2 nm. It accommodates 368 passengers, with 20 kg of cargo per passenger and 7 kg of cabin baggage per passenger Based on the maximum range calculations, the Airbus A330-300, with a maximum range of 4,760 nm, can reach Jeddah for Umrah or Hajj. Meanwhile, the Boeing 777-300, with a maximum range of 4,125.2 nm, can reach Aden International Airport, Yemen. The range difference between the Airbus A330-300 and the Boeing 777-300 is 634.8 nm.
References
S. S. S. Cahyana, I. R. Riskiyah, dan D. Lyndianingtyas, “Project Planning Commercial Apron Pada Proyek Bandara Internasional Dhoho Kediri,” vol. 5, hal. 325–332, 2024, [Daring].
Tersedia pada: https://jurnal.polinema.ac.id/index.php/jos-mrk/article/view/4407/3741
Junari, S. Widodo, dan F. A. Prissando, “Analisis Dampak Perubahan Sosial Dan Ekonomi Masyarakat Akibat Pembangunan Bandara Internasional Dhoho Kediri (Studi Di Desa Tiron Kabupaten Kediri),” J. Mediasosian J. Ilmu Sos. dan Adm. Negara, vol. 6, no. 2, hal. 363, 2022, doi: 10.30737/mediasosian.v6i2.3326.
S. S. K. Himran, S. Mulyani, dan F. Khanif, “Analisis Performa Runway Pada Bandar Udara Tanjung Api Ampana Dengan Metode Acn-Pcn,” Vortex, vol. 4, no. 1, hal. 54, 2023, doi: 10.28989/vortex.v4i1.1528.
F. Franciscus, E. Yuniarti, dan S. Gigih, “Analisis Perbandingan Dan Model Ideal Cargo Compartment Pada Delapan Pesawat Penumpang Wide Body Dan Prospek Muatan Kargonya,” Jtk J. Teknol. Kedirgant., vol. 2, no. 2, hal. 1–7, 2017, doi: 10.35894/jtk.v2i2.10.
A. Muliasari, “Beban Ijin Total Pesawat (Pta) Dari Nilai PCN (Pavement Classification Number) di Bandara Kualanamu Medan,” War. Ardhia, vol. 38, no. 1, hal. 29–43, 2012, doi: 10.25104/wa.v38i1.176.29-43.
M. Mora, “Jurnal Perhubungan Udara Persaingan Airbus dan Boeing di Industri Jasa Angkutan Udara Indonesia Pusat Litbang Perhubungan Udara,” War. Ardhia, vol. 39, hal. 244–258, 2013, [Daring]. Tersedia pada: https://www.wartaardhia.com/index.php/wartaardhia/article/download/123/126
Airbus Aircraft, “Airbus A330-300 Specifications.” Diakses: 20 Juni 2024. [Daring]. Tersedia pada: https://aircraft.airbus.com/en/aircraft/a330-advanced-to-boast-
Airbus SAS, “Airbus A320 - Aircraft Characteristics, Airport and Maintenance Planning,” Issue: Sep 30/85, Rev: Dec 01/20. AIRBUS S.A.S., Blagnac cedex, hal. 1–387, 2020. [Daring]. Tersedia pada: https://www.airbus.com/sites/g/files/jlcbta136/files/2021-11/Airbus-
Commercial-Aircraft-AC-A320.pdf
STIE STEKOM, “Spesifikasi teknis Boeing 777,” Ensiklopedia Dunia. Diakses: 25 Juni 2024. [Daring]. Tersedia pada: https://p2k.stekom.ac.id/ensiklopedia/Boeing_777
AME Training Academy, “777 Continental,” AME Training Academy. Diakses: 18 Juli 2024. [Daring].Tersedia pada: https://www.google.com/search?q=About+https://www.ameacademy.com/pdf/boeing/Boeing- 777-FCOM.pdf&tbm=ilp&sa=X&ved=2ahUKEwib2- q5y5SIAxX2pGMGHXrZDiUQv5AHegQIABAJ
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Muhammad Djody Dikayevsky, Erna Shevilia, Ade Julizar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

