Proses Modifikasi Alat Anemometer Pada Alat Peraga Mini Wind Tunnel
DOI:
https://doi.org/10.35894/jmd.v2i2.32Keywords:
angin, airfoil, anemometer, wind tunnel, honeycomb, windmill dan NACAAbstract
Seiring berkembangnya teknologi dan ilmu pengetahuan yang cukup pesat, termasuk pada bidang aerodinamika dibutuhkan alat yang dapat menguji bentuk aerodinamis dari suatu rancangan yang telah didesain disebut terowongan angin (wind tunnel). Wind tunnel merupakan alat uji yang digunakan untuk mensimulasikan keadaan kondisi airfoil pada saat berinteraksi dengan aliran udara. Airfoil adalah bentuk dari suatu sayap pesawat dua dimensi yang dapat menghasilkan gaya angkat (lift) atau efek aerodinamika ketika melewati suatu aliran udara. Benda uji airfoil dapat terangkat oleh kecepatan angin dari putaran propeller pada alat peraga wind tunnel. Sehingga dibutuhkan alat untuk mengukur kecepatan aliran udara yaitu Anemometer. Dibuatnya tugas akhir ini, untuk mengetahui proses modifikasi alat anemometer yang lebih praktis dari sebelumnya sesuai dengan alat peraga wind tunnel dan untuk mengetahui hasil pengukuran kecepatan aliran udara pada saat airfoil terangkat. Proses pengujian ini menggunakan metode sensor windmill sebagai pengambilan data dengan posisi sensor windmill ditempatkan di daerah ke-II dengan jarak 10 cm dari honeycomb ke sensor windmill dan jarak 17 cm dari sensor windmill ke leading edge airfoil dan sensor hold untuk mengetahui pada saat airfoil terangkat pertamakalinya. Pengujian Dari hasil pengujian diperoleh hasil pengukuran pada masing-masing airfoil, pada airfoil NACA 4412 memperoleh kecepatan aliran udara dari pengujian pertama 9,0 m/s, pengujian kedua 9,7 m/s, pengujian ketiga 9,9 m/s, pengujian keempat 10,2 m/s dan pengujian kelima 11,0 m/s. Pada airfoil NACA 2412 memperoleh kecepatan aliran udara dari pengujian pertama 10,7 m/s, pengujian kedua 11,12 m/s, pengujian ketiga 11,8 m/s, pengujian keempat 11,4 m/s, dan pengujian kelima 11,8 m/s. Maka airfoil NACA 2412 lebih cepat terangkat dibandingkan airfoil NACA 4412 dengan melihat nilai rata-rata dalam lima pengujian dari airfoil NACA 4412 memperoleh hasil pengukuran 9,96 m/s dan airfoil NACA 2412 memperoleh hasil pengukuran 11,38 m/s.
References
Fakhrur Razi. 2021. Sistem Rancang Bangun Anemometer Untuk Mengukur Kecepatan Udara.
Yosua Erick. 2021. Alat Ukur Kecepatan Angin Anemometer: Fungsi, Jenis, Satuan, Cara Kerja. Cascade Airfoil Dengan Pengaruh Clearance. Idschool. Hukum Bernoulli pada Gaya Angkat Sayap Pesawat Terbang.
Abi Royen. 2022. Macam Anemometer.
WikiElektronika.com. Pengertian Dan Jenis 2022. Fungsi Anemometer.
Gadang Wicaksono. 2016. Rancang Bangun Alat Pengukur Arah Dan Kecepatan.
Muhammad Fajri Fakhriyansyah. 2021. Menghitung Performa Propeller Dan Brushless Pada Wind Tunnel Sederhana.
Yusuf Wibisono, Gunawan Nugroho, Ridho Hantoro. 2013. Studi Karakteristik Aliran Tiga Dimensi Dan Perpindahan Panas Pada
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Melinda Azzahra, Amat Chaeroni, Imron Rosadi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

